PAMEKASAN, bloknesia.net — Ratusan warga Kecamatan Larangan, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, memadati halaman Kantor Kecamatan setempat untuk mengikuti kegiatan pasar murah yang digelar Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Minggu (19/7/2026).
Sejak pukul 13.00 WIB, warga sudah mulai berdatangan dengan membawa nomor antrean demi mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau. Meski harus menunggu hingga hampir dua jam akibat keterlambatan kedatangan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, antusiasme masyarakat tidak surut.
Salah satu warga, Siti Mailah, mengaku sudah datang sebelum pukul 13.00 WIB sesuai jadwal pembukaan pasar murah.
“Saya berangkat ke sini sebelum pukul 13.00 WIB karena infonya pasar murah dibuka jam itu,” ujarnya.
Ia mengatakan tetap sabar menunggu demi mendapatkan sembako murah, seperti beras dan telur. Menurutnya, harga beras yang dijual jauh lebih murah dibandingkan di pasaran.
“Beras di sini Rp55.000 per sak atau sekitar Rp11.000 per kilogram. Soal kualitasnya nanti saya lihat di rumah,” tambahnya.
Hal senada disampaikan warga lainnya, Eni Jaifita Unia. Ia mengaku bersyukur bisa membeli kebutuhan pokok dengan harga lebih rendah meski harus mengantre cukup lama.
“Harganya lebih murah dibanding pasar. Meski menunggu agak lama, tidak apa-apa,” katanya.
Dalam kegiatan pasar murah tersebut, sejumlah kebutuhan pokok dijual di bawah harga pasar. Di antaranya, daging ayam Rp32.000 per kilogram, MinyaKita Rp13.000 per liter, dan gula pasir Rp14.000 per kilogram. Selain itu, masyarakat juga mendapatkan produk UMKM secara gratis, seperti minuman dan makanan ringan.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menjelaskan, kegiatan pasar murah di Pamekasan merupakan rangkaian ke-84 sepanjang tahun 2026.
“Harga sembako di sini kita jual lebih murah. Seperti MinyaKita, di pasar sekitar Rp16.000, di sini kita jual hanya Rp13.000,” ungkapnya.
Ia menambahkan, pasar murah digelar sebagai upaya pemerintah dalam memperluas jangkauan bantuan kepada masyarakat sekaligus menjaga stabilitas harga bahan pokok.
“Kita terus berkeliling untuk memperluas jangkauan dan menguatkan daya beli masyarakat,” pungkasnya.
