Pamekasan, bloknesia.net – Penggeledahan yang dilakukan Kejaksaan Negeri (Kejari) Pamekasan dalam penyidikan dugaan korupsi proyek peningkatan jalan Telaga–Bulangan Barat mendapat perhatian dari Bupati Pamekasan, KH Kholilurrahman.

Bupati menyatakan akan segera memanggil organisasi perangkat daerah (OPD) yang berkaitan dengan proyek tersebut guna memperoleh penjelasan secara menyeluruh.

“Langkah ini untuk mengetahui secara utuh duduk persoalan yang sedang ditangani aparat penegak hukum,” ujar Kholilurrahman, Kamis (6/8/2026).

Menurut dia, setelah mendengar penjelasan dari OPD terkait, masih terbuka kemungkinan adanya solusi atas persoalan tersebut.

“Ketika nanti ketemu, barangkali ada celah untuk menyelamatkan itu,” katanya.

Mantan anggota DPR RI itu menilai penggeledahan yang dilakukan Kejari merupakan bagian dari mekanisme penyidikan untuk mengumpulkan alat bukti sebelum menentukan langkah hukum selanjutnya.

“Penggeledahan itu dalam rangka menentukan sikap Kejari dari hasil penindakan. Ketika ditemukan bukti baru, tentunya akan dilakukan tindakan lebih jauh pada tahapan selanjutnya,” ujarnya.

Meski demikian, Kholilurrahman menegaskan Pemerintah Kabupaten Pamekasan tidak akan mencampuri proses hukum yang menjadi kewenangan aparat penegak hukum.

“Kalau sudah penetapan tersangka, itu merupakan wilayah penegak hukum. Kami tidak punya wewenang untuk mengintervensi,” tegasnya.

Sebelumnya, Kejari Pamekasan melakukan penggeledahan di sejumlah kantor pemerintahan sebagai bagian dari penyidikan dugaan korupsi proyek peningkatan jalan Telaga–Bulangan Barat. Penggeledahan tersebut dilakukan untuk mencari dan mengamankan dokumen maupun barang bukti yang berkaitan dengan perkara.

Kejari Pamekasan hingga kini masih mendalami kasus tersebut dan belum menetapkan tersangka.