JEMBER, bloknesia.net – Bupati Jember, Muhammad Fawait, mengingatkan para penerima bantuan program Gerobak Cinta agar tidak menjual bantuan yang telah diberikan pemerintah.

Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Bupati yang akrab disapa Gus Fawait saat menghadiri kegiatan Bunga Desaku di Balai Desa Pakusari, Kecamatan Pakusari, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Senin (20/7/2026) sore.

Di hadapan ratusan warga yang terdiri dari pelaku UMKM, pedagang sayur keliling (mlijo), dan pedagang kaki lima (PKL), Gus Fawait menegaskan pentingnya memanfaatkan bantuan tersebut untuk meningkatkan perekonomian keluarga.

> “Pemkab Jember punya banyak program, di antaranya bantuan Gerobak Cinta untuk para mlijo. Jangan sampai saya tahu di Facebook gerobak itu dijual, jangan dijual ya ibu dan bapak sekalian,” tegasnya.

Program Gerobak Cinta untuk Dorong UMKM

Program Gerobak Cinta merupakan salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Jember dalam mendukung pelaku usaha kecil, khususnya pedagang keliling, agar memiliki sarana usaha yang layak.

Selain bantuan gerobak, Pemkab Jember juga menyiapkan program lanjutan berupa dukungan permodalan bagi pelaku UMKM.

Gus Fawait menjelaskan bahwa pemerintah daerah akan memfasilitasi akses pinjaman usaha sekaligus memberikan subsidi bunga.

“Pemkab akan menyambungkan akses permodalan ke perbaikan, dan nanti akan ada bantuan subsidi bunga. Jadi bunga pinjaman dibayari Pemkab, tetapi pokok pinjaman tetap dibayar oleh peminjam,” jelasnya.

Layanan Kesehatan Gratis melalui UHC

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Fawait juga menyampaikan komitmen pemerintah daerah dalam sektor kesehatan melalui program Universal Coverage Health (UHC).

Ia memastikan seluruh warga Jember yang memiliki KTP dapat mengakses layanan kesehatan secara gratis, baik di puskesmas maupun rumah sakit.

“Tidak ada alasan warga Jember tidak bisa berobat karena biaya. Selama ber-KTP Jember akan mendapatkan layanan kesehatan gratis, bahkan hingga ke dokter spesialis,” ujarnya.

Program ini menjadi bagian dari upaya Pemkab Jember dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, tidak hanya melalui sektor ekonomi, tetapi juga pelayanan kesehatan yang merata.