Jakarta, bloknesia.net – Pemerintah Provinsi Maluku Utara (Malut) memperkuat kolaborasi dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dalam upaya meningkatkan kesejahteraan nelayan kecil melalui penguatan pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan.

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, mengatakan kerja sama tersebut bertujuan menjaga keberlanjutan sumber daya perikanan sekaligus memberikan perlindungan bagi nelayan kecil di wilayahnya.

“Kolaborasi ini untuk memastikan sumber daya perikanan di Maluku Utara tetap terjaga secara berkesinambungan,” ujar Sherly di Jakarta, Selasa, usai penandatanganan kerja sama antara Pemprov Malut dan KKP.

Menurut Sherly, nelayan kecil, khususnya yang menggunakan kapal berkapasitas di bawah 5 gross tonnage (GT), saat ini menghadapi berbagai tantangan dalam mencari ikan. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh sejumlah faktor, di antaranya praktik penangkapan ikan ilegal (illegal fishing) dan keberadaan rumpon ilegal.

Ia menjelaskan, keberadaan rumpon ilegal di luar wilayah tangkap nelayan kecil turut mempersulit akses terhadap sumber daya ikan. Akibatnya, nelayan harus melaut lebih jauh dengan biaya operasional yang meningkat, sementara hasil tangkapan cenderung menurun.

“Nelayan harus menempuh jarak lebih jauh untuk mendapatkan ikan, sehingga ongkos meningkat, namun hasil tangkapan tidak sebanyak sebelumnya,” katanya.

Selain itu, nelayan juga dihadapkan pada keterbatasan alat tangkap, kondisi cuaca yang tidak menentu, serta kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang semakin menambah beban operasional.

Sherly menegaskan, melalui kolaborasi dengan KKP, pemerintah daerah berupaya mengatasi berbagai permasalahan tersebut agar kesejahteraan nelayan dapat meningkat, termasuk mendorong kenaikan nilai tukar nelayan di Maluku Utara.

“Ini kami lakukan untuk meningkatkan kesejahteraan dan nilai tukar nelayan di Maluku Utara,” ujarnya.

Pemerintah berharap kerja sama ini dapat memperkuat pengawasan di wilayah perairan, menekan praktik illegal fishing, serta memastikan sumber daya perikanan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan bagi nelayan kecil.