Surabaya, bloknesia.net – Sebanyak 111 korban selamat dan dua korban meninggal dunia akibat kebakaran Kapal Motor Penumpang (KMP) Mutiara Santosa II di perairan utara Sumenep, Jawa Timur, telah dievakuasi ke Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Minggu (2/8) malam.
Para korban tiba menggunakan KM Meratus Pematang Siantar yang bersandar di pelabuhan sekitar pukul 23.15 WIB. Proses evakuasi dilakukan secara bertahap dari kapal menuju dermaga dengan pengawalan petugas gabungan.
Sebelum turun dari kapal, tim kesehatan melakukan triase terhadap seluruh korban selamat. Pemeriksaan meliputi kondisi fisik serta pemasangan gelang penanda berdasarkan tingkat kebutuhan penanganan medis, mulai dari luka ringan hingga kondisi yang memerlukan penanganan khusus.
Sementara itu, dua korban meninggal dunia dievakuasi menggunakan kantong jenazah dan selanjutnya dibawa dengan ambulans menuju rumah sakit.
Usai proses evakuasi di dermaga, para korban selamat diarahkan ke Gedung Gapura Surya Nusantara (GSN) Pelabuhan Tanjung Perak untuk menjalani pendataan dan penanganan lanjutan.
Di lokasi, petugas juga menyiagakan Posko Disaster Victim Identification (DVI) dan Posko Ante Mortem guna mendukung proses identifikasi korban serta pelayanan bagi keluarga.
Hingga pukul 01.40 WIB, proses pendataan, pemeriksaan kesehatan, dan penanganan korban masih berlangsung di area pelabuhan.
Berdasarkan data Posko Basarnas hingga pukul 22.20 WIB, total 236 korban telah dievakuasi, terdiri atas 231 orang selamat dan lima meninggal dunia. Dari jumlah tersebut, 113 korban—yakni 111 selamat dan dua meninggal—telah tiba di Pelabuhan Tanjung Perak menggunakan KM Meratus Pematang Siantar.
Sementara itu, sebanyak 123 korban lainnya yang terdiri atas 120 selamat dan tiga meninggal dunia masih dalam proses evakuasi menggunakan kapal lain menuju titik penanganan sesuai koordinasi tim SAR gabungan.
Dalam operasi penyelamatan ini, sejumlah kapal turut dikerahkan, di antaranya KM Meratus Pematang Siantar, TB Hasnur 26, Meratus Project 3, Selaras Mas, Ferindo I, SC Aila XVII, British Mentor, serta kapal lain yang berada di sekitar lokasi kejadian.
Operasi SAR juga didukung oleh KN SAR 249 Permadi, RIB 01 Sumenep, KRI Nala-363, KRI Bung Hatta-370, armada kapal sipil, kendaraan penyelamat, peralatan water rescue, serta perlengkapan medis.
Hingga kini, proses evakuasi dan penanganan korban masih terus dilakukan oleh tim SAR gabungan.
