Surabaya, bloknesia.net – Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) memastikan akan menanggung biaya perawatan korban kebakaran Kapal Motor Penumpang (KMP) Mutiara Sentosa 2 apabila dirujuk ke rumah sakit milik Pemprov Jatim.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menyampaikan hal tersebut saat menjenguk para korban di Gapura Surya Nusantara (GSN) Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Senin (3/8/2026).

“Seandainya ada yang harus dirujuk ke rumah sakit milik Pemprov, maka semua akan ditanggung biayanya oleh Pemprov,” ujar Khofifah.

Ia juga mengungkapkan, pihaknya masih menunggu kedatangan korban lain yang saat ini dalam perjalanan menuju Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya menggunakan kapal KN Masalembo.

“Mudah-mudahan semua dalam keadaan baik, 57 orang lagi yang on the way ke sini,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Khofifah turut menyampaikan duka cita atas meninggalnya lima korban dalam insiden kebakaran kapal di perairan Sumenep.

“Kami menyampaikan duka cita yang mendalam. Mudah-mudahan mereka semua dipanggil Allah dalam keadaan husnul khotimah,” ucapnya.

Berdasarkan data Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Bidokes) Polda Jatim, dari lima korban meninggal dunia, satu di antaranya merupakan warga Tulungagung sesuai manifest penumpang. Pemprov Jatim, lanjut Khofifah, juga akan memberikan santunan kepada keluarga korban yang berasal dari Jawa Timur.

“Dari Pemprov Jatim juga akan menyampaikan santunan duka cita untuk keluarga yang berasal dari Jatim,” tambahnya.

Sementara itu, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto menyatakan bahwa pihaknya masih fokus pada proses pencarian dan penyelamatan korban.

“Saat ini masih fokus pada pencarian dan penyelamatan para korban. Termasuk juga menunggu korban yang masih dalam proses evakuasi dibawa ke sini,” ujarnya.

Diketahui, KMP Mutiara Sentosa 2 yang melayani rute Surabaya–Makassar terbakar di perairan Sumenep pada Minggu (2/8/2026) pagi. Hingga kini, proses evakuasi dan penanganan korban masih terus berlangsung.